Tugas dan Latihan Penyuntingan


07.13.08 (6:59 am)   [edit]

UAS Susulan dan Perbaikan

UAS SUSULAN

Mahasiswa yang memperoleh nilai akhir C juga diberi kesempatan mengikuti UAS Susulan ini untuk memperbaiki nilai.

Harap jawaban dikirim ke email nfeb@yahoo.com cc: ngarto@mail.tempo.co.id paling lambat 14 Juli 2008 pukul 23.30.

Terima kasih.

Ngarto Februana


0 Comments
06.01.08 (9:02 pm)   [edit]

TUGAS SUSULAN (JILID II)

TUGAS SUSULAN (JILID II)

Tugas susulan ini diperuntukkan bagi mahasiswa peserta kuliah Penyuntingan yang belum mengerjakan tugas secara lengkap.

Bagi yang belum mengerjakan ketiga TUGAS yang pernah saya berikan, Anda diwajibkan untuk mengerjakan KETIGA TUGAS SUSULAN ini.

ahasiswa yang belum mengerjakan KETIGA TUGAS adalah Azis Fahroraji, Fitriani, Hantoro, Huida Daniati, Reva Prasetya, Nanik Setyawati, Purwaningsih, Euis Mardiah.

Bagi yang sudah mengerjakan TUGAS 1, namun belum mengerjakan TUGAS 2 dan TUGAS 3, Anda harus mengerjakan TUGAS SUSULAN 2 dan TUGAS SUSULAN 3. Begitu pula dengan mahasiswa yang sudah mengerjakan TUGAS 2 dan TUGAS 3, tetapi belum mengerjakan TUGAS 1, Anda harus mengerjakan TUGAS 1.

Tugas ini untuk mengisi NILAI FORMATIF, yang akan diperhitungkan dalam penilaian akhir mata kuliah penyuntingan.

TUGAS SUSULAN 1
Jawab soal nomor 1 sampai dengan nomor 10 berikut ini dengan memilih satu dari kelima pilihan yang disediakan.
1. Pada saat menyunting naskah, editor harus memperhatikan ketepatan penggunaan penanda hubungan antar-paragraf. Berikut ini penanda kontras, kecuali....
a. selain itu
b. pada sisi lain
c. sebaliknya
d. tetapi
e. namun

2. Berikut ini hal-hal yang berkaitan dengan penyuntingan naskah dari aspek variasi.
a. variasi kata
b. variasi kata ganti dan sinonimnya
c. variasi bentuk kalimat (kalimat tunggal, kalimat majemuk)
d. variasi panjang-pendek kalimat
e. jawaban a, b, c, d benar

3. Berikut ini contoh pernyataan yang disampaikan secara tidak langsung, kecuali....
a. Menurut pendapat saya sistem pertahanan nasional kita bermasalah.
b. Jika saya tidak salah, penanganan kasus korupsi tampaknya terlalu lunak.
c. Entah karena keterbatasan ide politik, kita telanjur menganggap demokrasi sebagai satu-satunya jawaban untuk mengatasi semua persoalan bangsa.
d. Pengalaman traumatik boleh dikatakan mempunyai dampak pada perilaku seseorang.
e. Pengalaman traumatik, menurut pendapat psikolog Sarlito Wirawan, mempunyai dampak pada perilaku seseorang.

4. Seni menulis: kejelian menempatkan kata yang kuat di tempat yang penting. Ketika Anda melakukan self-editing (menyunting karangan sendiri), apa yang sebaiknya Anda lakukan jika menemukan dua gagasan yang sama-sama penting dituangkan dalam dua kalimat secara berurutan?
a. Menggabungkan kedua gagasan itu dalam satu kalimat
b. Melakukan subordinasi salah satu gagasan
c. Membiarkan saja dua gagasan yang sama-sama penting itu dalam dua kalimat secara berurutan.
d. Membuang satu salah satu gagasan.
e. Menempatkan gagasan yang lain di akhir karangan

5. Pada saat Anda menyunting karangan sendiri, Anda menemukan dua gagasan, yang satu lebih penting daripada yang lain—yang terletak berurutan dan saling berhubungan. Sebaiknya apa yang Anda lakukan?
a. Membuang gagasan yang kurang penting
b. Lebih menekankan gagasan yang penting daripada ide yang kurang penting (subordinasi)
c. Tidak melakukan perubahan apa pun
d. Menanyakan kepada teman yang mungkin mengerti tentang hal itu
e. Melakukan kombinasi

6. Tulisan yang mudah dibaca (readability) menempatkan gagasan secara langsung, bukan dengan malu-malu. Jika Anda menyunting naskah buku nonfiksi (misalnya berbentuk esai), kebetulan Anda menemukan banyak pernyataan (statemen) tidak langsung, apa yang sebaiknya Anda lakukan agar tulisan itu empatik?
a. Mengubah pernyataan tidak langsung menjadi langsung dengan terlebih dahulu berkonsultasi dengan penulis naskah.
b. Membiarkan saja, toh, editor bukanlah penulis naskah.
c. Tidak melakukan perubahan apa pun, dengan pertimbangan mungkin pembaca tidak peduli.
d. Menghapus begitu saja semua pernyataan yang disampaikan secara tidak langsung.
e. Mengembalikan naskah itu kepada penulis.

7. Dalam menyunting naskah berita, Anda perlu memperhatikan kepala berita atau judul berita. Berikut ini kaidah penulisan judul berita, kecuali....
a. Jangan menyesatkan pembaca
b. Buatlah judul berdasarkan fakta dalam tulisan
c. Ujilah akurasi judul dan yakinkan bahwa judul tersebut tidak memiliki arti ganda
d. Jangan mengundang fitnah atau penghujatan
e. Mendandani halaman

8. Hal-hal berikut ini berkaitan dengan penyuntingan naskah.

1. Memastikan akurasi: ejaan nama diri, statistik, fakta peristiwa, fakta sejarah, fakta geografis

2. Mengurangi atau meniadakan kata-kata yang tidak perlu

3. Memelihara bahasa

4. Mengurangi atau menghilangkan pernyataan yang mengundang fitnah, pelecehan, pornografi, dan SARA

Di antara keempat hal tersebut, manakah yang termasuk tanggung jawab editor?
a. 1 dan 2
b. 1, 2, 3, 4
c. 1 dan 3
d. 2 dan 4
e. 4 saja

9. Penyunting naskah harus memahami kode etik penyuntingan naskah. Berikut ini kode etik penyuntingan naskah, khususnya penyunting naskah di penerbitan buku, kecuali....
a. Penyunting naskah wajib mencari informasi mengenai penulis naskah sebelum memulai menyunting naskah.
b. Penyunting naskah bukanlah penulis naskah.
c. Penyunting naskah berhak menulis ulang sebuah naskah sesuai dengan seleranya tanpa berkonsultasi dengan penulis naskah.
d. Penyunting naskah wajib menghormati gaya penulis naskah.
e. Penyunting naskah wajib mengonsultasikan hal-hal yang mungkin akan diubahnya dalam naskah.
10. Perhatikan empat hal berikut.
(1) Orisinalitas: ide-ide segar dan inovatif.
(2) Informasi: opini didukung oleh informasi.

(3) Keseimbangan (balance): opini dibedakan secara jelas dari fakta.

(4) Analisis dan interpretasi: fakta-fakta diuji dan diorganisasi, tidak sekadar disebutkan.

Di antara keempat hal tersebut, manakah yang termasuk kriteria evaluasi naskah buku nonfiksi, (khususnya dari aspek isi)?
a. 1 dan 3
b. 2 dan 4
c. 1, 2, 3
d. 1, 2, 3, 4
e. 4 saja

TUGAS SUSULAN 2

Baca dengan saksama paragraf di bawah ini.

Obyek wana wisata Curug Cijalu terletak di desa Cipancar kecamatan Sagala Heurang Kabupaten Subang. Wana wisata Curug Cijalu tidak kalah menariknya dengan obyek wisata yang sudah terkenal di Kabupaten Subang seperti obyek wisata alam Gunung Tangkuban Perahu yang terkenal dengan cerita Sangkuriang, obyek wisata alam sumber air panas Sari Ater dan sebagainya. Obyek wana wisata Curug Cijalu terletak di kaki Gunung Sunda dan termasuk kedalam jajaran Cagar Alam Gunung Burangrang yang terkenal dengan obyek wisata alam Situ Lembang. Curug Cijalu (air terjun) berasal dari mata air yang mengalir deras membelah bukit di puncak Gunung Sunda, yang merupakan salah satu obyek wisata andalan di Kabupaten Subang. Curug Cijalu menyuguhkan pesona alam yang menyejukkan dan juga memberi kedaiman.

Berdasarkan kaidah mengenai penulisan paragraf yang padu, satu paragraf terdiri dari satu topik, seluruh kalimat bekerja sama dan berhubungan dengan topik, serta paragraf tersebut memberi informasi yang cukup kepada pembaca. Selain itu, pada paragraf yang baik terdapat pengembangan gagasan.

Sunting paragraf di atas dengan:
1. Karena terdapat dua topik, buat paragraf itu menjadi dua sehingga masing-masing hanya memiliki satu topik.
2. Kurangi redundansi (pengulangan kata yang tidak perlu)—kata Curug Cijalu ditulis berulang-ulang sehingga membosankan dan boros.
3. Perbaiki kesalahan ejaan dan tanda baca.
4. Berikan informasi yang cukup kepada pembaca.

TUGAS SUSULAN 3

Tulisan yang enak dibaca menyajikan pemerincian secara runtut—gagasannya tidak lompat-lompat. Karena itu, penyuntingan dari aspek urutan, baik urutan waktu, ruang, ukuran, kepentingan, maupun urutan dari umum ke khusus, sangat penting.

Sunting paragraf di bawah ini, dengan menerapkan kaidah urutan (ruang dan ukuran), menyelaraskan struktur kalimat, dan mengurangi redundansi dengan mencari bentuk sinonim atau kata gantinya. Jika Anda temukan dua kalimat yang idenya lebih penting dari yang lain—atau sama-sama penting--terletak berurutan, lakukan koordinasi dan subordinasi.

Batu adalah sebuah kota wisata terkenal di Jawa Timur. Letaknya sekitar lima kilometer sebelah timur Kecamatan Pujon, 20 kilometer sebelah barat Kota Malang, Jawa Timur. Dari Surabaya, kota wisata terkenal ini bisa ditempuh selama tiga jam, sejauh sekitar 100 kilometer. Prasarana wisata berupa penginapan yang terdapat di kota kecil ini antara lain tiga hotel kelas melati, dua hotel berbintang dua, dan empat hotel berbintang satu. Sarana lain berupa sebuah taman rekreasi sedang dibangun sebagai tempat rekreasi andalan Jawa Timur, yang luasnya mencapai seribu lima ratus hektare. Fasilitas taman itu sangat lengkap dan modern. Beberapa tempat menarik di pinggir kota, seperti pemandian air panas, agrowisata apel, air terjun Coban Talun, dapat dicapai satu jam perjalanan dari pusat kota.


06.01.08 (10:13 am)   [edit]

Ujian Tengah Semester (UTS) Susulan dan Perbaikan

JURUSAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
FAKULTAS BAHASA DAN SENI
UIVERSITAS NEGERI JAKARTA

UJIAN TENGAH SEMESTER (SUSULAN)
Mata Kuliah: Penyuntigan
Tanggal: 2 Juni 2008
Dosen: Ngarto Februana 

Ujian Tengah Semester (UTS) Susulan ini diperuntukkan bagi:

  1. Mahasiswa yang belum mengikuti UTS, yakni Aziz Fahroraji dan Halimahtu Sadiyah (Noreg: 2115040107)
  2. Mahasiswa yang mendapat nilai C atau D pada UTS 28 April 2008, yakni Agus Windiantoro, Gita Laraswati, Euis Mardiah, Hantoro, Indriani C.H., Retno Maulana, Reva Prasetya, Widhi Maulana Desangga, Nanik Setyawati, Merlita P Rahayu, Purwaningsih. Untuk mahasiswa tersebut, UTS Susulan ini dimaksudkan sebagai perbaikan nilai.


SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER (SUSULAN DAN PERBAIKAN)

I. Dalam menyunting naskah, kita perlu memperhatikan subordinasi, yaitu menekankan ide yang lebih penting daripada ide yang kurang penting, yang dituangkan dalam dua atau tiga kalimat secara berurutan.

1. Jelaskan pedoman subordinasi.
2. Sunting contoh berikut ini dengan menggunakan pedoman subordinasi.

(1) Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam berada di wilayah rawan gempa. Pelajaran tentang gempa sebaiknya dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah.
(2) Pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak. Masyarakat berunjuk rasa menentang kebijakan yang tidak populer itu.
(3) Seorang nenek berdesak-desakan antre mendapatkan bantuan langsung tunai. Ia menggendong bayi.

II. Baca dengan saksama paragraf di bawah ini.  

Joging merupakan olahraga yang berkembang cepat. Olahraga sesungguhnya membuat tubuh sehat. Ada sebuah majalah olahraga yang baru terbit bulan ini. Permainan sepakbola sangat digemari masyarakat. Tiap tahun orang terluka akibat olahraga.

1. Mengacu pada teori tentang paragraf yang baik, bagaimana pendapat Anda tentang paragraf tersebut.

2. Sunting paragraf tersebut sehingga memenuhi kaidah penulisan paragraf yang baik.

III. Pekerjaan editing termasuk menjadikan tulisan ringkas. Jelaskan cara membuat tulisan ringkas dan berikan contoh secukupnya.

IV. Jelaskan cara membuat judul berita yang menarik berikut contohnya.

Jawaban dikirim via email ke nfeb@yahoo.com atau ngarto@mail.tempo.co.id paling lambat 9 Juni 2008. Bila Anda telah mengirim jawaban, mohon beri konfirmasi via SMS ke 08170114896.

Terima kasih

Jakarta, 1 Juni 2008

Salam,

Ngarto Februana


04.19.08 (1:58 am)   [edit]

UTS Penyuntingan Senin, 28 April 2008

Teman-teman mahasiswa UNJ yang baik, insya Allah Ujian Tengah Semester mata kuliah penyuntingan akan kita selenggarakan Senin, 28 April 2008.  Soal ujian berkaitan dengan materi yang sudah saya berikan. Bentuk soal: a) pilihan ganda (teori); b) praktik penyuntingan. Untuk itu, Anda pelajari lagi materi menyunting naskah dari aspek bahasa (memperbaiki kesalahan ejaan, tanda baca, tata bahasa), variasi, kejelasan, emphasis, mengurangi redundancy. Terima kasih. 

Salam,
Ngarto Februana 

 


04.07.08 (11:27 pm)   [edit]

Tugas (3) Kuliah Penyuntingan

Teman-teman mahasiswa yang baik, berikut ini tugas ke-3 untuk kalian kerjakan. Saya tunggu jawaban kalian paling lambat Ahad, 13 April 2008. Senin depan insya Allah, kita bahas bersama. Terima kasih. Salam dari Takengon, Aceh Tengah.

Ngarto Februana

I. Copy editing atau penyuntingan naskah terdiri atas tiga level: ringan, menengah, dan berat. Uraikan tugas tiap level tersebut.

1. Apa yang dimaksud dengan acquisitions editing?

2. Berikan alasan secukupnya mengapa penulisan judul berita ”tidak boleh mengundang fitnah atau penghinaan”.

3.Berikan contoh judul yang mengundang fitnah dan bagaimana memperbaikinya.

II. Praktik

Suntinglah contoh tulisan berikut ini dengan: (1) menghilangkan redundansi (tautologi, repetisi yang tidak perlu, prolixity, dan pleonasme); (2) meringkas frasa; (3) memperbaiki kesalahan berbahasa.

Meskipun korban lumpur Lapindo terus menuntut ganti rugi tetapi sampai hingga saat sekarang ini pemerintah belum mengeluarkan keputusan mengenai besarnya ganti rugi tersebut. Sebab, dalam masalah ini, pemerintah menghadapi dilema yang sulit. ”Anggaran yang disediakan untuk pembayaran ganti rugi tidak cukup memadai untuk mengganti seluruh total kerugian dikarenakan akibat bencana itu,” kata Wakil Presiden Jusuf Kalla, kepada pers di Jakarta, tanggal 4 Mei 2007. Namun, menurut Jusuf Kalla, pemerintah tetap memperhatikan nasib korban lumpur Lapindo. ”Masalah ganti rugi adalah merupakan bagian dari penanggulangan lumpur Lapindo,” kata wapres. Sedangkan di tempat terpisah, Ketua Pelaksana Tim Nasional Penanggulangan Lumpur Basuki Hadi Muljono mengatakan bahwa sampai sekarng saat ini pemerintah telah mengeluarkan dana Rp 900 milyar untuk membiayai relokasi infrastruktur jalan tol dan jalan arteri akibat luapan lumpur di kawasan proyek PT Lapindo Brantas Inc. di Sidoarjo, Jawa Timur.

B. Dalam menyunting naskah, repetisi yang tidak perlu seyogyanya dihilangkan. Tetapi penggunaan repetisi kadang dibutuhkan untuk memberikan penekanan. Beri contoh repetisi paralel dan alternatif. Selamat mengerjakan. Terima kasih.

 


03.31.08 (4:31 am)   [edit]

Magang dan Student Fund

Untuk mahasiswa UNJ peserta kuliah penyuntingan yang mendapat student fund,

Saya sudah berbicara dengan Pak Asep mengenai hal ini. Jika magang yang akan atau telah Anda jalani tidak mengganggu penyelesaian skripsi, Anda dipersilakan melanjutkan magang. Tapi, bila magang tersebut Anda rasa mengganggu penyusunan skripsi yang harus selesai akhir Mei, Anda bisa memilih: 1) magang setelah 30 Mei; atau 2) mengerjakan tugas setara magang, yang dikerjakan setelah 30 Mei.

Terima kasih

Ngarto Februana

 


03.31.08 (4:14 am)   [edit]

Selasa, 1 April 2008, Kuliah Penyuntingan Libur

Untuk mahasiswa UNJ peserta mata kuliah penyuntingan 

Mengingat saya keluar kota dari 1 - 9 April 2008, kuliah penyuntingan untuk 2, 7, dan 8 April ditiadakan. Sebagai gantinya, teman-teman mahasiswa akan mendapat tugas. Insya Allah kuliah akan diselenggarakan lagi pada 14 April 2008. Adapun ujian tengah semester (UTS) akan kita adakan akhir April. Bagi mahasiswa yang sedang magang pada saat UTS, Anda diperbolehkan mengikuti UTS susulan, yang jadwalnya ditentukan kemudian.

Terima kasih

Salam

Ngarto Februana

Kepada mahasiswa UNJ yang mengikuti program student fund, saya sudah berbicara dengan Pak Asep mengenai magang. bagi mahasiswa


03.25.08 (5:30 pm)   [edit]

Tugas 2

Bagi mahasiswa penyuntingan UNJ yang belum mengumpulkan "Tugas 1", silakan Anda kerjakan "Tugas 2". Saya tunggu jawaban Anda paling lambat Sabtu, 29 Maret 2008. Terima kasih.

I. Mengonkretkan Sesuatu yang Nyata

Tiga item di bawah ini berisi gagasan yang abstrak dan umum. Revisi kalimat itu agar lebih konkret, dengan menggunakan, misalnya, ilustrasi, perbandingan, atau kontras.


Contoh:
Banyak di antara kita memiliki sedikitnya satu kekurangan.

Perbaikan: Banyak di antara kita memiliki sedikitnya satu kekurangan, seperti pesimistis, sering curiga pada orang asing, atau takut terhadap sesuatu yang pada bahaya yang tidak kita sangka-sangka.


  1. Kehidupan sehari-hari dipenuhi dengan persaingan.

  2. Setiap hari anak-anak jalanan berhadapan dengan kekerasan.

  3. Optimisme adalah sikap yang menguntungkan.


II. Definisi dan Deskripsi

Perbaiki kalimat di bawah ini dengan menambahkan definisi untuk kata yang bergaris bawah. Gunakan kamus sebagai panduan jika Anda membutuhkannya tapi jangan mengutip kamus secara langsung.

  1. Pemenang lomba debat itu berhasil mematahkan argumen lawannya dengan menggunakan prolepsis.

 

03.17.08 (9:13 am)   [edit]

SOAL-SOAL LATIHAN (1)

A. Dalam menyunting naskah, seorang editor harus memperhatikan penggunaan ejaan, tanda baca, dan tata bahasa. Berikut ini sejumlah soal latihan memperbaiki kesalahan berbahasa.

1. Perhatikan empat kalimat di bawah ini:
1) Suasana makin tidak terkendali, demonstran bertindak anarkis.
2) Dian Sastrowardoyo merupakan salah satu nominator pemeran wanita terbaik Festival Film Indonesia 2006.

3) Masing-masing pihak harus dapat menahan diri.

4) Panitia sudah memutuskan untuk mengadakan perlombaan sepak bola.

Di antara empat kalimat tersebut, kalimat manakah yang terdapat kesalahan penggunaan pilihan kata?

a. kalimat 1 dan 2

b. kalimat 2 dan 4

c. kalimat 1 dan 3

d. kalimat 2 dan 3
e. pada semua kalimat tersebut terdapat pilihan kata yang tidak tepat.

2. Baca dengan saksama lima kalimat berikut ini.

1) Banyak di antara relawan yang dikirim ke Aceh mengalami trauma.

2) Ia pesimis bisa menemukan buku yang hilang.

3) Dengan ramah penyiar televisi itu menyapa pirsawan.

4) Di saat kedua pemimpin itu membicarakan gencatan senjata, Israel kembali melancarkan serangan udara.

Di antara empat kalimat tersebut, manakah yang terdapat penggunaan kata yang tidak tepat?

a. kalimat 1 dan 3

b. kalimat 2 dan 4

c. kalimat 1, 2, dan 3
d. kalimat

e. semua kalimat

3. Perhatikan lima kata di bawah ini.

1) perduli

2) dihimbau

3) nahkoda

4) andal

5) faham

Di antara lima kata tersebut manakah yang baku?
a. perduli
b. dihimbau
c. nahkoda
d. andal
e. faham

4. Manakah di antara lima kata di bawah ini yang baku?

a. sekedar

b. sopir

c. rejim

d. kongkret

e. itikad

 

5. Kata berikut ini tidak baku, kecuali:

a. berfikir

b. jaman

c. prosentase

d. antri

e. izin

 

6. Penggunaan ejaan dan tanda baca pada kalimat di bawah ini salah, kecuali:

a. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertemu dengan presiden George W Bush di Istana Bogor.

b. Gunung Merapi terletak di perbatasan antara propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan kabupaten Magelang.

c. Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, mengatakan , “Tahun ini wabah demam berdarah di Jakarta meningkat drastis dibanding tahun lalu”.

d. Sampai hari ini, pertikaian antara Hamas dan Fatah belum berakhir.

e. Sebuah kapal berbendera Jepang dirompak di selat Malaka.

7. Pada kalimat di bawah ini terdapat kesalahan penggunaan ejaan dan tanda baca.

Dengan adanya aksi ini, status kota Sidoarjo ditetapkan siaga 1 yang berarti rawan untuk aktifitas apapun.

Perbaikan kalimat tersebut adalah ....

a. Dengan adanya aksi ini, status kota Sidoarjo ditetapkan siaga 1 yang berarti rawan untuk aktifitas apapun.

b. Dengan adanya aksi ini, status Kota Sidoarjo ditetapkan siaga satu, yang berarti rawan untuk aktivitas apa pun.

c. Dengan adanya aksi ini, status kota Sidoarjo ditetapkan siaga satu yang berarti rawan untuk aktifitas apapun.

d. Dengan adanya aksi ini, status Kota Sidoarjo ditetapkan siaga satu yang berarti rawan untuk aktifitas apa pun.

e. Dengan adanya aksi ini, status Kota Sidoarjo ditetapkan siaga 1 yang berarti rawan untuk aktivitas apapun.

8. Baca dengan saksama kalimat berikut.


Kepala staf kodim 0816 Sidoarjo Mayor infanteri Ari Sundoro mengatakan, “Aparat telah menerjunkan personilnya untuk mengamankan situasi.”

Pada kalimat tersebut terdapat kesalahan penggunaan ejaan. Perbaikan kalimat tersebut adalah sebagai berikut.

a. Kepala staf kodim 0816 Sidoarjo Mayor infanteri Ari Sundoro mengatakan, “Aparat telah menerjunkan personelnya untuk mengamankan situasi.”

b. Kepala staf Kodim 0816 Sidoarjo Mayor infanteri Ari Sundoro mengatakan, “Aparat telah menerjunkan personilnya untuk mengamankan situasi.”

c. Kepala Staf Kodim 0816 Sidoarjo, Mayor Infanteri Ari Sundoro, mengatakan, “Aparat telah menerjunkan personilnya untuk mengamankan situasi.”

d. Kepala Staf Kodim 0816 Sidoarjo, Mayor Infanteri Ari Sundoro, mengatakan, “Aparat telah menerjunkan personelnya untuk mengamankan situasi.”

e. Kepala Staf Kodim 0816 Sidoarjo, mayor infanteri Ari Sundoro, mengatakan, “Aparat telah menerjunkan personilnya untuk mengamankan situasi.”

9. Perhatikan kalimat berikut.

Kami sudah berusaha maksimal, ” ujar bupati Sidoarjo Win Hendarso, Jum’at (23/2/2007).

Pada kalimat tersebut terdapat kesalahan penggunaan ejaan dan tanda baca. Perbaikan kalimat itu adalah sebagai berikut.

a. “Kami sudah berusaha maksimal,” ujar Bupati Sidoarjo, Win Hendarso, Jumat, 23 Februari 2007.

b. “Kami sudah berusaha maksimal, ” ujar Bupati Sidoarjo, Win Hendarso, Jumat, 23 Februari 2007.

c. “Kami sudah berusaha maksimal,” ujar bupati Sidoarjo, Win Hendarso, Jumat, 23 Februari 2007.

d. “Kami sudah berusaha maksimal,” ujar Bupati Sidoarjo, Win Hendarso, Jumat 23 Februari 2007.

e. “Kami sudah berusaha maksimal,” ujar Bupati Sidoarjo, Win Hendarso, Jumat, 23 Pebruari 2007.

10. Baca dengan saksama empat contoh kalimat di bawah ini.

  1. Tiap kelompok terdiri tiga orang.

  2. Sesuai keputusan pemerintah, gaji pegawai negeri naik 15%.

  3. Rumah-rumah yang dibangun diperuntukkan korban bencana alam.

  4. Berkaitan rencana peringatan Maulid Nabi, panitia mengadakan rapat pada 23 Mei 2007.


Kalimat manakah yang terdapat penggunaan idiom yang tidak tepat?

a. Kalimat 1
b. Kalimat 1 dan 2
c. Kalimat 2 dan 4
d. Kalimat 4
e. Kalimat 1, 2, 3, 4


03.17.08 (5:47 am)   [edit]

Editing by Reduction

Editing by Reduction


Tulisan yang ringkas itu bertenaga. Sebuah kalimat seyogyanya tidak berisi kata-kata yang tidak diperlukan, sebuah paragraf tidak berisi kalimat yang tidak diperlukan, seperti halnya lukisan tidak ada garis-garis yang tidak diperlukan, dan sebuah mesin tanpa bagian yang tidak diperlukan.

--- William Strunk Jr, The Elements of Style (1918)



REDUNDANCY


Redundancy ialah penggunaan kata-kata lebih banyak daripada yang diperlukan untuk menyatakan satu pikiran atau gagasan. Bila kata yang tidak diperlukan itu ditiadakan, arti kalimat tidak berubah. Bentuk redundancy meliputi tautologi, pleonasme, prolixity, sirkumlokusi, repetisi. Secara praktis istilah tautologi dan pleonasme disamakan saja, namun ada yang ingin membedakannya. Begitu juga dengan prolixity, dalam penggunaannya sering dianggap bersinonim dengan tautologi.



1. Tautologi (tautology)
Berasal dari bahasa Latin tautologia.


Kata atau frasa yang mengulang suatu makna dengan kata berbeda. Jika kata yang merupakan pengulangan arti itu dihilangkan, arti frasa atau kalimat tidak berubah.


Pengulangan kata yang sama atau menggunakan sinonim kata yang diulang.


Contoh tautologi: ”bonus tambahan ekstra” , ”hadiah cuma-cuma” , ”sejarah masa lalu”.


2. Pleonasme

Bahasa Latin pleonasmus, dari bahasa Yunani pleonasmos.

Frasa atau kalimat yang mengandung kata-kata yang berlebihan atau kata yang tidak diperlukan alias mubazir. Bila kata yang berlebihan itu dihilangkan, artinya tetap utuh.



Contoh:

Darah yang merah itu melumuri seluruh tubuhnya.

Darah melumuri seluruh tubuhnya.


Saya tahu bahwa kamu datang.

Saya tahu kamu datang.


Kata bahwa sifatnya pilihan: boleh dipakai, boleh dihilangkan.


Contoh lain:

Pemikir lain barangkali hanya memikirkan soal kebangsaan saja.


Pemikir lain barangkali memikirkan soal kebangsaan saja.

Pemikir lain barangkali hanya memikirkan soal kebangsaan.


Pleonasme sebagai gaya bahasa untuk memberikan efek atau penekanan khusus.

Saya telah mendengar hal itu dengan telinga saya sendiri.

Saya telah melihat kejadian itu dengan mata kepala saya sendiri.



3. Prolixity

Berasal dari bahasa Latin prolaxitas, prolixus artinya bersebambangan (tampak meluas) atau extended’ dalam bahasa Inggris.


Frasa atau kalimat yang memiliki atau mendapat tambahan kata tidak relevan atau tidak logis atau tidak mempunyai makna apa-apa.


Dalam tulisan, prolixity dapat berbentuk:

Deskripsi berlebihan. Ini bisa kita temukan pada ”prosa ungu”, yaitu karangan yang terlalu banyak pernik atau bahasa berbunga-bunga.

Contoh:

Anggur (wine) dideskripsikan secara berlebihan dengan frasa: minuman dewa yang sangat lezat ("a nectarian beverage")

Hari sudah gelap dan malam menggempur; hujan turun dengan derasnya—hanya sesekali reda, ketika dihalangi oleh angin kencang yang menyapu jalanan—mengguntak seluruh atap rumah, dan mengguncang dengan galaknya nyala api kecil sebuah lampu yang berjuang melawan kegelapan.

(Kalimat awal novel Paul Clifford karya Baron Lytton)

Simile dan metafora. Jika digunakan secara pantas, simile dan metafora dapat menambah komunikasi lebih hidup. Tapi, jika penggunaannya berlebihan, bisa membosankan.


Pernyataan yang sudah sangat jelas.


Contoh:

Ia tersenyum dengan bibirnya.

Saat subuh pagi itu, ia menunaikan salat. Saat senja sore harinya, ia pergi ke masjid untuk salat magrib.



* * *


4. Sirkumlokusi (Circumlocution)

Berasal dari bahasa Latin circumlocution.

Penggunaan kata yang terlalu banyak untuk suatu maksud sehingga gagasan yang disampaikan menjadi kabur.



Definisi keliling, termasuk sirkumlokusi, yaitu definisi yang mengulang kata yang dibatasi atau mengulang gagasan yang sama, yaitu sinonimnya, dalam definiensnya.


Contoh:

Psikolog adalah seorang yang memiliki profesi dalam bidang psikologi.



Contoh:


Sesudah menjelang tahap terakhir pertandingan itu, terjadilah keributan antara dua kesebelasan.


Perbaikan:

Menjelang akhir pertandingan, terjadilah keributan antara dua kesebelasan.


Hak interpelasi adalah hak di mana untuk mengajukan hak ini sekurang-kurangnya 30 anggota dewan ini yang tidak hanya terdiri dari satu fraksi dapat mengajukan usul kepada DPR untuk mengajukan hak ini kepada Presiden tentang suatu kebijaksanaan pemerintah.


Perbaikan:

Hak interpelasi adalah hak DPR untuk mengajukan suatu pertanyaan mengenai kebijaksanaan pemerintah kepada presiden. Usul interpelasi sekurang-kurangnya diajukan oleh 30 anggota dewan dari satu fraksi atau lebih.


Tolong sambungkan telepon Anda dan telepon saya dengan nomor....


Perbaikan:

Hubungi saya melalui nomor ....

Telepon saya melalui nomor....


Itu selalu menjadi masalah baginya bahwa pada saat musim kemarau tiba pada setiap tahunnya ia merindukan kota di mana ia dilahirkan.


Perbaikan:

Setiap kemarau tiba, ia rindu kota kelahirannya.


Kakaknya, yang adalah seorang mahasiswa di sekolah hukum, suka membawa topik kontroversial yang setiap orang memiliki pendapat berbeda tentang hal itu.


Perbaikan:

Kakaknya, mahasiswa hukum, suka membawa topik kontroversial.


5. Repetisi

Repetisi adalah perulangan bunyi, suku kata, kata atau bagian kalimat.


Contoh:

Ia adalah seorang pelajar yang mempelajari bidangnya dengan tekun.


Mereka melakukan perombakan-perombakan untuk merombak peraturan-peraturan yang lama.


Persoalan-persoalan yang penting yang perlu dibahas adalah persoalan SARA, yaitu persoalan yang penting diperhatikan oleh seluruh anggota masyarakat.


Repetisi yang efektif.

Repetisi kadang diperlukan untuk memberi tekanan kata yang diulang dalam sebuah konteks yang sesuai. Seorang orator mungkin sengaja mengulang kata, frasa, atau bagian kalimat yang dianggap penting untuk memberi efek khusus. Bahkan penggunaan repetisi sebagai gaya bahasa bisa menjadikan tulisan penuh tenaga. Begitu juga dalam pidato, orator sengaja menciptakan repetisi yang bermacam-macam.


Tokoh-tokoh dunia seperti Abraham Lincoln, John F. Kennedy, Soekarno kerap menggunakan repetisi dalam pidatonya untuk memberikan tekanan khusus.


Repetisi berdasarkan gagasan yang ditampilkan secara simetris:


Paralel


Kita tidak dapat mempersembahkan, kita tidak dapat menasbihkan, kita tidak dapat menyucikan tanah ini.

Abraham Lincoln dalam Gettysburg Address


Alternatif


Beri aku kemerdekaan, atau beri aku kematian.

(Give me liberty, or give me death. –Patrick Henry).

Kontras


Jangan tanyakan apa yang telah diberikan negara kepadamu, tapi tanyakan apa yang telah kamu berikan untuk negerimu.


(Ask not what your country can do for you, but ask what you can do for your country.)

John F. Kennedy



Repetisi berdasarkan letak kata yang diulang dalam baris, klausa, atau kalimat (lihat Gorys Keraf, Diksi dan Gaya Bahasa, halaman 127-128)


Epizeuksis: repetisi yang bersifat langsung, artinya kata yang dipentingkan diulang beberapa kali berturut-turut. Contoh:

Kita harus bekerja, bekerja, sekali lagi bekerja keras untuk memulihkan kerusakan akibat gempa.


Tautotes: repetisi atas sebuah kata berulang-ulang dalam sebuah konstruksi.


Contoh:

Aku mencintai kamu. Kamu mencintai aku. Aku dan kamu saling mencintai.


Anafora: repetisi yang berwujud perulangan kata pertama pada tiap baris atau kalimat berikutnya.

Contoh:


Berdosakah jika aku mencintaimu? Berdosakah jika aku menyayangimu? Berdosakah jika aku menikahimu?


Epistrofa: repetisi yang berwujud perulangan kata atau frasa pada akhir baris atau kalimat berurutan.


Cincin emas permata yang kuberikan kepadamu adalah bukti cintaku kepadamu.

Rumah di Pondok Indah yang kubelikan untukmu adalah bukti cintaku kepadamu.

Uang di sampul merah yang kutitipkan kepadamu adalah bukti cintaku kepadamu.


Simploke: repetisi pada awal dan akhir beberapa baris atau kalimat berturut-turut.


Kamu bilang aku manis. Aku diam saja.

Kamu bilang aku cantik. Aku diam saja.

Kamu bilang aku ayu. Aku diam saja.

Kacian deh lo!



Mesodiploses: repetisi di tengah-tengah baris atau beberapa kalimat berurutan.


Contoh:


Pegawai kecil jangan mencuri kertas.

Pejabat jangan mencuri harta negara.

Pengusaha jangan mencuri keringat buruh.


Epanalepsis: pengulangan yang berwujud kata terakhir dari baris, klausa atau kalimat, mengulang kata pertama. Contoh:


Kita berjuang demi tanah air kita.

Kita berkorban untuk negara kita.


Anadiplosis: kata atau frasa terakhir dari suatu klausa atau kalimat menjadi kata atau frasa pertama dari klausa atau kalimat berikutnya. Contoh:


dalam laut ada tiram, dalam tiram ada mutiara

dalam mutiara: ah tak ada apa

dalam baju ada aku, dalam aku ada hati

dalam hati: ah tak apa jua yang ada


Repetisi bunyi:


Aliterasi: perulangan bunyi konsonan

Debar jantungku, denyut nadiku, desah napasku menggelora bila dekat denganmu, oh, Deborah.



Asonansi: perulangan bunyi vokal

Kutahu apa yang kau mau.
Ini muka penuh luka siapa punya.


Latihan membuat repetisi yang efektif.


Rumah dan jalanan kita tidak aman dari ancaman perampok, pemerkosa, pembunuh. Penjara dan keadilan sebuah lelucon. Penjahat menertawakan hukum, pengadilan, masyarakat. Kejahatan lepas kendali dan penjahat mengendalikan kita.


Revisi:


Rumah kita tidak aman dari ancaman perampok, jalanan kita tidak aman dari ancaman pemerkosa dan pembunuh. Penjara sebuah lelucon, keadilan sebuah lelucon. Penjahat menertawakan hukum, menertawakan pengadilan, menertawakan masyarakat. Kita tidak bisa mengendalikan kejahatan, tapi kejahatan mengendalikan kita.




Sumber:

  1. Smith, Wendell H. Readable Writing, Revising for Style. California: Wadsworth Publishing Company, 1985.

  2. Rees Cheney, Theodore A. Getting the Words Right: How to Revise, Edit & Rewrite. Ohio: Writer’s Digest Books, 1984.

  3. Keraf, Gorys. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia, 1996.

  4. Wikipedia, the free encyclopedia (www.wikipedia.com)

  5. Ernest Speakers (http://ernestspeakers.com)



Latihan mengurangi atau menghapus redundancy:


Latihan 1:


Pada saat sekarang ini, sering terjadi kejadian perampokan yang kerap menimpa penumpang taksi. Pada hari Jumat yang lalu, tanggal 6 April 2007, sekitar pukul 22.00 malam, Novi Damayanti, 27 tahun, seorang karyawati sebuah bank swasta, dirampok ketika pulang dari sebuah kafe di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat. Pada malam naas itu, ia menumpang taksi warna biru tua, berlogo gambar burung. Ketika taksi melewati Jalan Gajah Mada, taksi berhenti di tepi jalan yang sepi. Tiba-tiba dua orang berbadan kekar memasuki ke dalam taksi dan duduk di jok belakang mengapit Novi. Lalu kemudian mereka memaksa Novi menyerahkan uangnya. Lantaran ketakutan, Novi menyerahkan uang yang baru saja diambil dari mesin ATM Bank BCA. Setelah mengantongi uang itu, kedua pelaku memaksa Novi turun dari taksi. Taksi kemudian melaju. Novi hanya bisa pasrah. Uang bonus dari tempatnya bekerja itu pun amblas.